Apa Saja Perbedaan IDAK dan CDAKB? Inilah Jawabannya

Alat kesehatan yang kita gunakan dan manfaatkan selama ini telah melalui serangkaian proses untuk memastikan mutu dan kualitasnya aman untuk digunakan. Proses pengecekan ini bertujuan untuk memastikan kualitas alat kesehatan memang benar-benar efektif dan aman, sehingga efek samping penggunaan dapat diminimalkan sedari awal.

Bicara soal mutu dan jaminan yang diberikan pada alat kesehatan yang digunakan oleh tenaga medis dalam merawat pasien, ada peran IDAK dan CDAKB. IDAK atau Izin Distribusi Alat Kesehatan adalah sertifikasi yang dikeluarkan untuk memastikan suatu perusahaan memang layak dan kompeten sebelum diperbolehkan untuk menyalurkan alat kesehatan. Sedangkan CDAKB adalah sebuah petunjuk yang menjadi acuan dari distributor untuk jaminan kepastian pada kualitas dan keamanan untuk distribusi alat kesehatan.

 

Perbedaan IDAK dan CDAKB

IDAK dan CDAKB ini memiliki beberapa perbedaan yang cukup banyak. Dalam artikel berikut akan dibahas tentang perbedaan IDAK dan CDAKB yang akan membantu Anda untuk memahami perbedaan dari keduanya.

Secara pengertian, IDAK adalah suatu izin yang akan diberikan kepada perusahaan untuk keperluan pendistribusian alat kesehatan ke berbagai daerah untuk kepentingan medis. Sedangkan CDAKB merupakan suatu pedoman yang sudah sepatutnya dipatuhi oleh perusahaan dalam proses pendistribusian alat kesehatan.

Pengeluaran IDAK telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 1191/VIII/10 yang mengatur segala sesuatu terkait Penyaluran Alat Kesehatan. Sedangkan CDAKB dikeluarkan atas dasar hukum dari Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 35 Tahun 2014 yang mengatur tentang cara distribusi alkes yang baik ke masyarakat.

Dalam dunia medis, adanya IDAK bertujuan untuk melindungi seluruh lapisan masyarakat dari segala kemungkinan peredaran distribusi yang tidak aman, kualitasnya buruk atau mutunya jelek. Sedangkan adanya CDAKB bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan mutu suatu alat kesehatan di dalam proses pendistribusiannya.

IDAK mengatur segala sesuatu tentang persyaratan yang harus ditaati oleh perusahaan, penganggung jawab yang berkaitan dengan teknis, segala yang berhubungan dengan gudang penyimpanan serta sistem penyaluran alat kesehatan. Sedangkan CDAKB mengatur segala sesuatu terkait persyaratan penyimpanan yang baik untuk alat kesehatan, bagaimana pengemasannya, penandaannya, penyaluran alat-alat kesehatan hingga kebutuhan dokumentasi untuk pembukuan.

Tidak hanya mengatur prosedur pendistribusiannya, IDAK juga menjadi acuan dalam pencabutan suatu izin usaha, melakukan pembekuan pada izin usaha seseorang atau badan dan berapa banyak denda yang harus dikeluarkan. Sedangkan CDAKB biasanya memberikan sanksi berupa peringatan dan teguran secara tertulis atau berupa sanksi administratif sejenisnya.

Jika dilihat secara fungsinya, IDAK dan CDAKB memiliki peran yang berbeda. Berikut ini fungsi dan peran dari IDAK dan CDAKB di dunia kesehatan.

 

Fungsi IDAK

IDAK atau Izin Distribusi Alat Kesehatan penting dimiliki oleh para distributor alat-alat medis dan alat kesehatan. Adanya IDAK ini berfungsi untuk memastikan bahwa suatu perusahaan memang layak dan lulus uji kompetensi sebelum mendistribusikan alat kesehatan ke masyarakat. Adanya IDAK ini berfungsi untuk mengurangi risiko kecurangan hingga pemalsuan alat kesehatan yang cacat yang akhirnya berdampak pada kesehatan pasien, yakni bukan membantu penyembuhan justru memperparah kondisi suatu pasien. Selain itu, IDAK dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada tenaga medis terutama pada alat kesehatan yang mereka gunakan untuk menangani pasien.

 

Fungsi CDAKB

CDAKB atau Cara Distribusi Alat Kesehatan yang Baik memiliki fungsi penting yang wajib untuk dipatuhi para distributor agar dalam pelaksanaan pendistribusian dapat dipastikan bahwa kualitas dan keamanan alat kesehatan terjaga. Adanya CDAKB ini untuk menjaga adanya kemungkinan kerusakan atau kontaminasi pada alat kesehatan selama proses penyimpanan produk dan pengiriman ke lokasi tujuan. Pun, CDAKB berperan penting untuk memastikan seluruh alat kesehatan selalu dalam kondisi baik saat diterima dan siap digunakan tanpa adanya cacat. Yang tak kalah penting, CDAKB penting untuk menandai karakteristik alat kesehatan dan menjamin segala keakuratan informasi pada alat kesehatan.

Intinya, CDAKB dan IDAK ini ada dan berdampingan untuk memastikan proses distribusi alat kesehatan berjalan dengan aman dan sesuai harapan. Dengan demikian, tenaga medis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pasien, dan pasien pun dapat menikmati alat kesehatan yang terjamin mutu serta kualitasnya. Jadi, kesehatan yang menjadi hak siapapun dapat dimiliki tanpa seluruh lapisan masyarakat.

Start Your Journey

Scroll to Top
Open chat
1
Need help?
If you have questions about Mursmedic please contact us via WhatsApp, our team will respond to your questions quickly