{"id":2124,"date":"2024-04-22T14:51:01","date_gmt":"2024-04-22T07:51:01","guid":{"rendered":"https:\/\/mursmedic.com\/?p=2124"},"modified":"2026-04-14T09:42:41","modified_gmt":"2026-04-14T09:42:41","slug":"cara-cek-kolesterol-secara-mandiri-di-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/cara-cek-kolesterol-secara-mandiri-di-rumah\/","title":{"rendered":"Cara Cek Kolesterol secara Mandiri di Rumah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol pada dasarnya merupakan zat lemak yang diproduksi di dalam tubuh seseorang yang sumbernya berasal dari makanan hewani. Kolesterol tidaklah berbahaya seperti yang Anda ketahui selama ini. Sebab, kolesterol memiliki beberapa fungsi utama, seperti sebagai zat utama untuk membantu produksi vitamin D, untuk membantu membran sel dalam tubuh, membantu tubuh mencerna lemak, hingga membantu tubuh dalam memproduksi beberapa hormon steroid, seperti testosteron, kortisol, hingga hormon estrogen.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di dalam tubuh seseorang, kolesterol terbagi menjadi 2 jenis yang harus Anda tahu:<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>1. Kolesterol Baik atau <\/b><b><i>High-density Lipoprotein<\/i><\/b><b> (HDL)<\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol baik atau HDL akan membawa zat kolesterol dari seluruh tubuh kembali ke organ hati untuk kemudian dibuang. Kadar kolesterol baik yang tinggi atau HDL yang tinggi akan membantu tubuh membersihkan kolesterol yang berasal dari pembuluh arteri, sehingga dapat menurunkan adanya risiko penyakit jantung pada seseorang.<\/span><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><b>2. Kolesterol Jahat atau <\/b><b><i>Low-density Lipoprotein<\/i><\/b><b> (LDL)<\/b><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kolesterol jahat atau LDL akan membawa zat kolesterol dari organ hati menyebar ke seluruh tubuh. Namun, kadar LDL atau kolesterol jahat yang tinggi akan menyebabkan penumpukan pada dinding arteri yang dapat menjadi sebab utamanya penyumbatan pada organ tubuh lain dan memicu adanya risiko penyakit stroke dan penyakit jantung.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, gejala kolesterol seseorang yang mengalami kondisi kolesterol tinggi tidak ada. Hanya dengan melakukan tes darahlah, seseorang dapat mendapatkan hasil kondisi kandungan kolesterol dalam tubuhnya. Namun, beberapa orang memang termasuk ke dalam kondisi resiko kolesterol tinggi, berdasarkan hal berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usia seseorang yang semakin bertambah, menjadikan seseorang rentan terkena kolesterol.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki keluarga dengan riwayat kolesterol yang tinggi. Jika Anda memiliki riwayat keluarga yang mengalami kolesterol tinggi, maka Anda berpotensi untuk memilikinya juga. Hal ini terjadi karena faktor genetik ini akan berpengaruh terhadap bagaimana cara tubuh Anda memproses kolesterol pada tubuh Anda dan membuatnya lebih mudah menumpuk pada pembuluh darah arteri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan jenis kelamin, seorang laki-laki memiliki risiko lebih tinggi terkenal kolesterol tinggi jika dibandingkan dengan wanita setelah masa menopause.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Gaya hidup yang tidak sehat juga dapat memicu kolesterol tinggi pada seseorang. Anda dapat mencegah hal ini dengan melakukan diet tinggi pada makanan pemicu kolesterol dan melakukan diet lemak jenuh. Lakukan juga olahraga rutin, hindari merokok, dan kontrol berat badan Anda agar tetap ideal.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kondisi kesehatan atau kondisi medis seseorang juga dapat memicu kolesterol tinggi, seperti diabetes yang dapat menaikkan kadar kolesterol LDL dan menurunkan kadar kolesterol HDL, hipertensi yang dapat merusak pembuluh darah arteri dan menyebabkan penumpukan kolesterol dalam tubuh, sakit ginjal yang dapat membuat tubuh kewalahan membuang kolesterol dari darah, penyakit tiroid yang akan meningkatkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh, dan HIV\/AIDS yang dapat menaikkan kadar kolesterol trigliserida atau kadar kolesterol LDL dalam tubuh.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk menghindari penyakit kolesterol tinggi, Anda haruslah dapat mengelola stres, menjaga pola makan rutin dan sehat dengan tidak melewatkan sarapan, tidak merokok, melakukan olahraga secara rutin, dan menjaga berat badan agar tetap ideal. Anda juga harus melakukan pemeriksaan kolesterol dalam tubuh secara rutin untuk memantau kondisi kesehatan Anda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain di rumah sakit atau klinik, Anda juga dapat melakukan pengecekan kolesterol secara mandiri di rumah untuk memantau kondisi kadar kolesterol Anda dari waktu ke waktu. Beberapa alat yang akan Anda butuhkan untuk melakukan pengecekan kolesterol, antara lain adalah:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tusuk jarum<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kapas steril<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Alkohol<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Dan alat tes kolesterol mandiri yang bisa Anda dapatkan di apotek maupun <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">marketplace<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk langkah-langkahnya, Anda dapat mengikuti sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan tangan Anda bersih dengan mencuci tangan Anda menggunakan air dan sabun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Baca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">manual book<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terkait instruksi penggunaan alat kolesterol untuk meminimalisir kesalahan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tusuk ujung jari Anda dengan tusuk jarum untuk mengeluarkan sampel darah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kumpulkan sampel darah dan ambil dengan alat tes kolesterol yang Anda miliki.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Tunggu beberapa saat hingga layar alat Anda mengeluarkan angka sebagai hasil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Lihat hasil tes Anda dan cocokkan pada angka normal yang disarankan pada alat tes kolesterol.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Interpretasi Hasil Tes Kolesterol<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berikut ini merupakan interpretasi hasil dari tes kolesterol yang dapat Anda padankan dengan hasil tes Anda.<\/span><\/p>\n<p><b>Kolesterol total:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Normal: &lt;200 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi: 200-239 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat tinggi: \u2265240 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><b>Kolesterol LDL (&#8220;jahat&#8221;):<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ideal: &lt;100 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Batas optimal: &lt;130 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi: 130-159 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat tinggi: \u2265160 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><b>Kolesterol HDL (&#8220;baik&#8221;):<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rendah: &lt;40 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Normal: 40-59 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi: \u226560 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><b>Trigliserida:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Normal: &lt;150 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggi: 150-199 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat tinggi: \u2265200 mg\/dL<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika Anda mendapati hasil kolesterol Anda berada pada angka yang tinggi, Anda harus segera mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lanjut. Idealnya, tes kolesterol dilakukan setiap hari pada waktu yang sama setelah berpuasa selama 12 jam lamanya. Kemudian, Anda dapat membuat catatan khusus untuk mempermudah pelacakan yang akan membantu Anda dalam menjelaskan kondisi Anda ke dokter.<\/span><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kolesterol pada dasarnya merupakan zat lemak yang diproduksi di dalam tubuh seseorang yang sumbernya berasal dari makanan hewani. Kolesterol tidaklah berbahaya seperti yang Anda ketahui selama ini. Sebab, kolesterol memiliki beberapa fungsi utama, seperti sebagai zat utama untuk membantu produksi vitamin D, untuk membantu membran sel dalam tubuh, membantu tubuh mencerna lemak, hingga membantu tubuh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2125,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[56],"tags":[],"countries":[50],"class_list":["post-2124","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-articles","countries-indonesia"],"blocksy_meta":[],"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2124","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2124"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2124\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2394,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2124\/revisions\/2394"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2125"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2124"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2124"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2124"},{"taxonomy":"countries","embeddable":true,"href":"https:\/\/mursmedic.com\/tl\/wp-json\/wp\/v2\/countries?post=2124"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}